Romdonah Kimbar

Guru SD yang suka membaca, sedang belajar menulis, ingin menularkan virus membaca dan menulis kepada anak sendiri dan anak didik ...

Selengkapnya

Di Halte Bus Trans Jogja (4)

Di Halte Bus Trans Jogja

“Seharusnya kita tidak bertemu,” aku mengawali percakapan, sambil membetulkan posisi duduk yang terasa tidak nyaman. Kaos berlengan pendek yang kukenakan terlalu panjang di bagian badan. Bagian bawah kaos itu sebagian tertindih pantatku saat aku duduk. Terasa kaos itu tertarik ke bawah dan kencang di bagian punggung. Kuangkat sedikit pantatku. Lalu kutarik bagian bawah kaosku dengan tangan kiriku. Sementara tangan kananku memegang tas berisi pakaian kotor yang kuletakkan di pangkuanku.

“Seperti yang seringkali kamu katakan. Kita tidak perlu bertemu.” Aku melanjutkan percakapanku. Aku menoleh ke sebelah kiri. Aku menatap perempuan yang duduk di sebelahku. Kami duduk bersebelahan di halte menunggu bus jurusan terminal Jombor. Aku berjanji menjemputnya di halte terdekat dari tempat kegiatan yang diikutinya. Kami sepakat pulang bersama ke kampung halaman.

Ada beberapa orang yang juga sedang menunggu bus trans Jogja jurusan yang sama. Ada lima calon penumpang, dua cewek dan seorang cowok. Sepertinya mereka anak kuliahan. Dua orang lainnya sepasang kakek dan nenek. Mungkin mereka suami istri. Nampak mereka berdua sangat akrab. Sesekali mereka tertawa bersama. Sesekali tangan mereka berpegangan.

Kalimat yang keluar dari mulutku belum ditanggapi. Ingatanku melayang sesaat setelah turun dari bus pertama yang kutumpangi dari tempat kerjaku.

Kulangkahkan kaki keluar dari bus menuju halte. Ada beberapa orang duduk di bangku yang ada di halte. Salah seorang dari mereka bangkit dari duduknya dan berjalan menuju ke tempatku berdiri. “Tak salah lagi, ini dia!” pikirku.

Kukembangkan senyum di wajahku menyambut kedatangannya. Kuulurkan tanganku kepadanya. Kusalami dia. Perempuan itu menyambut uluran tanganku dengan senyumnya yang tak kuragukan lagi. Ya, senyum yang selama ini kukenali. Senyum yang selalu kunikmati lewat foto-foto yang dikirimnya lewat pesan WA di hapeku

“Aden?” begitu dia menyapa sambil menyalamiku. Seperti ragu dia menanyakan namaku.

“Ya. Saya Aden.” Jawabku meyakinkannya.

“Kamu Maya, kan?” Aku balik bertanya. Ia mengangguk.

“Sudah lama menunggu?” Aku melanjutkan pertanyaanku.

“Lumayan lama. Sekitar tiga puluhan menit. Acaraku tadi selesai pukul 13.00, tepat waktu sesuai jadwal. Tadi ada teman yang juga ikut kegiatan yang sama, yang mengajakku ke halte ini. Kebetulan rumahnya searah dengan halte ini.” Jawab Maya sambil sesekali melihat jam tangan yang dikenakan di tangan kirinya. Terlihat diwajahnya ada kekhawatiran yang sangat kentara.

“Semoga tidak kesorean sampai di rumah,” kataku kepada Maya sambil mengajaknya mencari tempat duduk di halte menunggu kedatangan bus menuju terminal Jombor.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

terima kasih sudah baca tulisan saya

10 Jun
Balas

sudah sampai jombor..mampir bun

02 Jul
Balas

Besok kalau ke Jogja ya, Kita sudah pernah ketemu apa belum ya?

03 Jul

Pengin crita selanjutnya bu Rom, kepo nih

10 Jun
Balas

ikuti teru Bu Kursiati. terima kasih sudah membaca tulisan saya.

10 Jun

ikuti teru Bu Kursiati. terima kasih sudah membaca tulisan saya.

10 Jun

cerpen sekali bund....

10 Jun
Balas

mana dong masukannya, kurangnya apa bu? kurang menohok ya ceritanya?

10 Jun

Asyik diikutinya,.. keren,top bgt, Bu Rom.

10 Jun
Balas

Terima kasih telah membaca dan berkomentar

10 Jun

Semakin penasaran

10 Jun
Balas

Lanjut bacanya

10 Jun

Sip bu Rom, lanjutkan..!

10 Jun
Balas

okey, ada masukan?

10 Jun

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali